Pro Secutorial Accountability

informasi proses hukum

Pemberian Sanksi 100 Tokoh Rusia oleh Zelensky

Pemberian Sanksi 100 Tokoh Rusia oleh Zelensky – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah melakukan penandatanganan atas dekrit untuk memberikan penjatuhan sanksi secara pribadi terhadap kisaran 119 tokoh dari Rusia. Daftar hitam terbaru yang telah di update oleh Kiev tersebut mencakup jurnalis dan artis terkemuka.

Ukraina telah memberikan penjatuhan sanksi terhadap sutradara film pemenang Oskar Nikita Mikhalkov serta penyanyi pop Philipp Kirkorov, stand up comedian Evgeny Petrosyan dan bintang Opera yaitu Anna Netrebko. Kiev juga telah menargetkan adanya beberapa jurnalis Rusia seperti halnya pemimpin redaksi Rusia Today Margarita Simonyan hingga kepala grup media Rossiya Segodnya Dmitry Kiselyov.

Sanksi yang diberikan tersebut pembatasan untuk sistem pemberlakuan dalam 10 tahun ke depan termasuk larangan perjalanan dan visa, pembekuan aset, pencabutan terhadap penghargaan negara Ukraina dan beberapa tindakan lain yang dijatuhkan. Kiev sudah berulang kali menjatuhkan sanksi pada pejabat hingga tokoh Rusia pada saat konflik yang ketika itu sedang berlangsung dengan adanya ratusan tokoh yang masuk dalam daftar hitam.

Rusia sudah melakukan pengiriman pasukan ke Ukraina sejak 24 Februari 2022 dan Kiev mengalami kegagalan dalam melakukan implementasi terhadap perjanjian Minsk yang sudah dirancang untuk memberikan status secara khusus terhadap Donetsk dan Lugansk tepatnya di dalam negara Ukraina tersebut.

Dari sistem protokolnya sendiri di tengahi oleh Perancis dan Jerman yang pertama kalinya melakukan penandatanganan di tahun 2014. Mantan Presiden Ukraina, Pyotr Poroshenko telah mengakui bahwasanya tujuan utama dari kias dengan memanfaatkan gencatan senjata supaya bisa melakukan penguluran waktu dan nantinya menciptakan adanya angkatan senjata yang lebih kuat lagi.

Sebelum terjadi permusuhan yang pecah, Kremlin telah mengakui Republik Donbass merupakan negara merdeka dan menuntut supaya Ukraina memberikan pernyataan resminya terhadap dirinya sebagai negara netral yang tidak akan bergabung dalam blok militer barat mana saja. Donetsk dan Lugansk di bulan September, digabungkan pada Rusia setelah dilangsungkan referendum bersama wilayah Kherson dan Zaporozhia.

5 Pesawat Tempur Ukraina Ditembak Tentara Rusia Hanya Dalam Sehari

5 Pesawat Tempur Ukraina Ditembak Tentara Rusia Hanya Dalam Sehari

Kementerian Pertahanan Rusia telah menginformasikan bahwasanya Angkatan Udara dan Antariksa Moskow sudah melakukan penembakan terhadap 5 jet tempur pasukan Ukraina hanya dengan gerakan satu hari saja. Pada pengumuman yang telah disampaikan delapan Januari 2023 tersebut, Kementerian di Rusia telah mengatakan adanya 5 jet tempur dari Kiev yaitu 1 pesawat tempur supermanuverable Su-27, 1 pesawat serang Su-24, 1 pesawat tempur MIG 29 serta adanya 2 pesawat tempur Su-25.

Dengan jatuhnya pesawat tempur Su-27 telah ditembak oleh pasukan Rusia dan jatuh di Lozovoe, Kharkiv. Sementara itu, untuk 4 jet tempur lainnya telah ditembak oleh pasukan Rusia di atas Kharkiv Oblast, Izyum, Novi Donbas, desa Mykolapoliye dan Veselee Republik Rakyat Dontesk.
Dari militer Ukraina belum memberikan klarifikasi dari pengumuman yang telah disampaikan oleh militer Rusia tersebut. Meskipun begitu, hanya terdapat foto dari pesawat tempur MIG-29 yang telah beredar kemunculannya dengan pilot yang sudah berhasil melontarkan dirinya.

Ada beberapa jam terakhir untuk akhir pekan, telah dilangsungkan gencatan senjata secara resmi diumumkan dari Moskow. Jenderal Konashenkov juga memberikan pengumuman terbaru bahwasanya terdapat 5 pesawat tempur milik Ukraina yang sudah ditembak jatuh setelah dilakukan gencatan senjatanya tersebut dicabut.

Selain itu, telah terjadi penyerangan pesawat tidak berawak di Ukraina dan hal tersebut telah diakui oleh pihak Moskow yang sedang melakukan penyerangan. Vladimir Rogov sebagai ketua gerakan We are With Rusia menginformasikan adanya penyerangan melalui drone Ukraina yang dilakukan sejak hari Minggu.

Dari keterangan yang telah disampaikan, drone tersebut memiliki tugas untuk menyerang posisi Rusia yang berada di Melitopol, wilayah Zaporozhia. Sehingga Rogov menyampaikan adanya sistem pertahanan udara milik Rusia sudah berhasil dalam menetralisir keberlangsungan serangan yang terjadi.

Rusia juga sudah membuat pemberlakuan gencatan senjata yang dilangsungkan di sepanjang jalur kontak tepatnya di Ukraina sejak pukul 12.00 waktu Moskow. Terjadinya gencatan senjata tersebut berlangsung di tanggal 6 Januari 2023 sampai pukul 00.00 di tanggal 7 Januari 2023.

Militer Moskow telah mengklaim adanya gencatan senjata tersebut membuat militer Ukraina harus melakukan penembakan secara intensif pada beberapa daerah yang berpenduduk dengan posisi dari pasukan Rusia. Sementara itu, untuk militer Kiev justru mengklaim sebaliknya.

Menurut pandangan dari Kementerian Pertahanan Rusia, angkatan bersenjata milik Ukraina ini melakukan penyerangan di daerah pemukiman. Hal ini diperlangsungkan tepat Donetsk dengan menggunakan tembakan salvo.

Mufti Ukraina Angkat Senjata untuk Perang Melawan Pasukan Rusia

Seorang Mufti Ukraina, Said Ismagilov ikut dalam mengangkat senjata untuk berperang dan melawan para tentara Rusia. Keikutsertaan peperangan tersebut sesudah masjid yang digunakan untuk ibadah di kota Bakhmut telah dihancurkan oleh pasukan bersenjata Rusia.

Dari kedutaan besar Ukraina yang ada di Jakarta mengunggah video dari Mufti yang masih menggunakan seragam kamuflase dan membawa senapan di masjid tersebut. Di sela terjadinya perang, Ismagilov sedang membaca Alquran tepat berada di samping masjid yang sudah dihancurkan oleh pasukan Rusia dengan adanya iringan ledakan yang besar.

Masjid tersebut dibangun oleh umat Islam di Ukraina dan sebenarnya merupakan masjid terbaru yang ada di kawasan Timur Ukraina tersebut. Hingga saat ini, militer dari pasukan Rusia belum memberikan komentar atas laporan yang telah disampaikan terkait penghancuran masjid. Akan tetapi, dari pasukan Chechnya pimpinan dari Ramzan Kadyrov yang sebenarnya didominasi oleh umat muslim juga ikut terjun untuk perang. Dari peperangan yang diperlangsungkan justru memihak terhadap pasukan Moskow.

Tagged:

Related Posts